Sponsors Link

Contoh Kasus Pelanggaran HAM Berat di Indonesia

Sponsors Link

Berbicara mengenai suatu hubungan antara masyarakat dan negara di mana mereka tinggal, tentunya kita tidak bisa memisahkan satu hal penting yang ada pada setiap diri manusia, yaitu Hak Asasi. Setiap individu mempunyai hak asasi yang sama satu sama lain, tidak ada seorang yang mempunyai hak yang lebih dari orang lainnya, karena hak yang didapat merupakan hak mutlak yang bisa didapatkan oleh manusia.

ads

Oleh karena itu, sudah seharusnya masyarakat bisa mendapatkan perlindungan dari adanya beberapa pelanggaran HAM seperti penyebab konflik horizontal maupun penyebab pelanggaran HAM vertikal. Harus ada suatu sistem dimana negara bisa menjamin hak-hak yang seharusnya bisa dimiliki oleh rakyatnya. Jadi, segala jenis-jenis Hak Asasi Manusia bisa didapatkan oleh masyarakat dengan mudah, tentunya setelah mereka menjalankan kewajiban mereka sebagai warga negara.

Namun ternyata, meskipun suatu negara sudah menganut sistem demokrasi, tetap saja masih dapat ditemukan beberapa pelanggaran Ham yang akhirnya menjadi kasus yang kontroversial. Hal ini terbukti karena adanya beberapa tindakan tercela, yang dilakukan oleh lembaga pemerintahan atau masyarakat lainnya terhadap suatu individu dan juga suatu kelompok, sehingga mereka mendapatkan perlakukan yang sangat tidak menyenangkan.

Hal ini tentunya patut mendapatkan hukuman tertentu, seperti pada hukuman koruptor di China, hukuman bagi penuduh zina, dan juga hukuman seumur hidup menurut Pasal 10 KUHP meskipun para pelakunya cenderung dibiarkan begitu saja apabila suatu kasus tersebut mengancam pemerintahan. Lalu, apakah ada kasus-kasus tersebut yang dapat ditemukan di Indonesia? Tentunya ada, cukup banyak. Oleh karena itu, akan kita bahas apa saja contoh dari kasus pelanggaran HAM berat yang pernah ditemukan di Indonesia.

Pelanggaran Ham

Sebelum kita membahas contoh kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia, baiknya kita perlu mengerti terlebih dahulu apa arti dari pelanggaran HAM itu sendiri. Tindakan pelanggaran HAM merupakan suatu bentuk aktifitas untuk menghalangi atau merampas hak asasi yang dimiliki oleh seseorang yang bisa membuat hidupnya tidak tentram dan tidak nyaman.

Hal itu sudah berusaha untuk diminimalisir dengan adanya Pancasila di negara kita, yang sebenarnya mempunyai beberapa prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun, tentunya ada beberapa kelompok masyarakat yang masih belum mengamalkannya, sehingga masih dapat ditemukan berbagaipertikaian di Indonesia seperti pada penyebab konflik antar golongan yang menimbulkan dampak negatif konflik yang sangat merugikan masyarakat banyak.

Pelanggaran HAM ini dibagi menjadi dua, yaitu Pelanggaran HAM ringan dan Berat. Kedua hal tersebut tentunya berbeda. Keduanya memberikan dampak yang sangat berbeda bagi korbannya. Namun, kedua pelanggaran tersebut tentunya harus tidak dilakukan untuk bisa mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan tenang dari segala bentuk pertikaian. Untuk mengetahui penjelasan dari masing-masing jenis pelanggaran tersebut, anda bisa menyimak informasi yang kami berikan di bawah ini :

Pelanggaran HAM Ringan

Pelanggaran Ham Ringan adalah jenis pelanggaran HAM yang banyak sekali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semisal, contoh tersebut seperti tidak mendapatkan perlakuan yang layak pada instansi kesehatan, yang tentunya sangat berbalik dengan contoh Demokrasi Pancasila, lalu juga melakukan serangkaian yang ada kaitannya dengan dampak negatif dari golput dan dampak positif golput. Seorang individu tidak menggunakan hak suaranya dengan layak, maka ia sebenarnya juga mengalami kerugian, hanya saja ia tidak menyadarinya.

Sponsors Link

Lalu, ada contoh lain seperti adanya perlakuan tidak adil di pengadilan, dan berbagai bentuk ketidak adilan yang dialami adalah contoh-contoh dari pelanggaran ham ringan ini. Bentuk pelanggaran ham ini tidak akan mengancam nyawa seseorang, namun masih dapat memberikan efek kerugian pada orang tersebut. Meskipun tidak memberikan efek yang terlalu parah, namun lama kelamaan pelanggaran ham ringan ini akan mulai dikeluhkan oleh sebagian korban yang meminta keadilan.

Dan untuk pelanggaran ham ringan ini, pada umumnya tidak berujung kepada hukum, namun permasalahan biasanya dapat diselesaikan dengan cara damai antara dua kubu yang berseteru. Dengan melakukan proses mediasi, diharapkan bahwa hak yang seharusnya bisa didapatkan bisa diperoleh di masa yang akan datang.

Pelanggaran HAM Berat

Berbeda dengan pelanggaran ham ringan, pelanggaran HAM yang tergolong beratini bisa dibilangs sangat serius, karena bisa mengancam nyawa seseorang. Beberapa hal yang dapat kita temukan di Indonesia seperti pada penyebab konflik antar raspenyebab konflik antar agama akan dapat memberikan dampak konflik agama yang sangat mengerikan seperti kerugian material karena hancurnya rumah, atau bahkan jatuhnya korban jiwa akibat dari perbuatan yang tercela tersebut. Perbuatan ini juga terdapat aturan hukumnya, jadi siapa saja yang melakukannya dipastikan akan mendapatkan hukuman yang pantas.

Contoh kasus pelanggaran HAM berat tidak terbatas pada pembunuhan saja, namun juga dapat mencakup beberapa tindak pidana seperti aksi penculikan, penyanderaan, dan juga perampokan. Hal-hal tersebut dapat masuk kedalam kategori pelanggaran HAM Berat karena memiliki resiko untuk dapat menghilangkan nyawa seseorang. Apalagi kasus seperti adanya terorisme, yang tentunya mempunyai resiko yang besar untuk bisa menghancurkan bangunan sekaligus orang-orangnya di dalam.

Di Indonesia, kita dapat malihat pada beberapa fenomena yang ada di masyarakat, terlebih lagi pada remaha, yaitu pada kegiatan tawuran. Tentunya kita sudah tahu apa yang akan dibawa oleh para pelaku tawuran tersebut, yaitu senjata-senjata tajam seperti pisau, golok, dan juga gear yang diikatkan pada sabuk. Dan hasilnya? Kita bisa melihat sendiri bahwa banyak sekali korban berjatuhan karena peristiwa ini. Apakah ini bentuk dari pelanggaran HAM Berat? Tentu saja iya. Namun, dalam hal ini para pelaku masih dijerat oleh Undang-Undang untuk anak di bawah umur, karena mayoriyas pelaku tawuran sekolah masih di bawah umur 17 tahun.

Contoh Kasus Pelanggaran Ham Berat

Selain dari tawuran tadi, apalagi contoh kasus pelanggaran HAM Berat yang pernah terjadi di Indonesia, dan sampai sekarang masih menjadi topik perbincangan bagi sebagian orang dan sekelompok mahasiswa.

Kita tentunya tidak lupa dengan peristiwa Petrus. Bagi anda yang belum tahu, Petrus ini berarti Penembak Misterius yang diberi tugas oleh Presiden Soeharto untuk memburu siapa saja yang dianggap sebagai sampah masyarakat demi mengurangi tingkat kriminalitas, terutama di Pulau Jawa. Namun, ternyata tidak hanya preman atau pelaku kejahatan yang jadi korba,namun juga beberapa orang yang melakukan kritik terhadap Soeharto juga mendapat perlakuan serupa, Hanya selang beberapa hari saja setelah ia mengkritik Soeharto, seseorang pasti akan menculiknya. Dan akhirnya beberapa hari kemudian jasanya ditemukan tak bernyawa dengan beberapa luka tembak di badannya.

Sponsors Link

Selain Petrus, bentuk dari pelanggaran HAM Berat juga terjadi pada Tragedi 1998. Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada meninggalnya beberapa orang akibat tembakan yang dikeluarkan. Sampai saat ini, kasus dalam demonstrasi tersebut masih belum diungkap karena tidak adanya permintaan dari DPR, sehingga kasus ini dikembalikan kepada Komnas HAM.

Itulah tadi pembahasan singkat mengenai beberapa contoh dari kasus pelanggaran berat di Indonesia. Memang disayangkan karena kebanyakan kasus pelanggaran HAM berat yang sempat menjadi kontroversi tidak mendapatkan jalan keluar, dan akhirnya menjadi terlupakan seiring perkembangan jaman. Namun bukan berarti kita dapat melupakan hal itu begitu saja.

, ,
Post Date: Sunday 06th, May 2018 / 04:42 Oleh :
Kategori : HAM