Sponsors Link

8 Contoh Hukum Traktat Di Indonesia

Sponsors Link

Contoh hukum traktat beraneka ragam, traktat atau sering juga disebut dengan perjanjian internasional alias perjanjian antarnegara merupakan salah satu macam sumber hukum yang diakui dunia internasional.

ads

Secara umum, traktat merupakan suatu perjanjian internasional antarnegara yang disusun oleh dua negara atau lebih dalam format tertentu yang memiliki tujuan untuk mengatur hal khusus  demi kepentingan bersama negara-negara pembuat perjanjian.

Tak sama dengan contoh penerapan hukum binis di Indonesia, traktat sendiri mempunyai kekuatan yang mengikat bagi negara-negara yang mengadakan perjajian internasional tersebut. Hukum Traktat antar negara bisa disusun dalam beberapa bentuk serta memiliki sebutan yang berbeda, diantaranya yaitu :

  • Agreement
  • Kovenan
  • Traty
  • Konvensi
  • Pakta

Dalam perjanjian traktak dikenal adanya asas ‘’pakta sunt servanda’’, yang mempunyai arti traktat mengikat para pihak yang melakukan perjanjian, sehinggga para pihak berkepentingan wajih hukumnya untuk menaati perjanjian yang sudah disepakati bersama. Bila mana salah satu pihak mengingkari isi traktat tersebut, pada umumnya selalu terjadi ketegangan politik serta hubungan diplomatik antarnegara yang melakukan kesepakatan itu. Tak jarang penyebab konflik sosial pun dapat terjadi.

Macam-Macam Traktat

Traktat sendiri dikenal memiliki 3 macam. Ketiganya yaitu, traktat bilateral, traktat multilateral, serta traktat kolektif. Setelah mengenal 3 hukum pembagian warisan di Indonesia, agar lebih mudah memahami tiga macam hukum traktat, berikut merupakan penjelasannya :

  • Traktak bilateral. Perjanjian internasional jenis ini disusun serta disepakati oleh dua buah Negara. Perjanjian Bilateral ini memiliki sifat khusus alias treaty contract, hal ini dikarenakan kesepakatan hanya memegang hal-hal yang menyangkut kepentingan dua negara saja. Maka itu, perjanjian bilateral sifatnya ‘’tertutup’’. Artinya tertutup kemungkinan untuk negara lain dapat ikut serta dalam perjanjian itu.
  • Traktak Multilateral. Perjanjian internasional ini dibuat dan disusun oleh lebih dari dua negara. Traktak multilateral ini sering juga disebut dengan sebutan ‘’law making treaties’’ karena hanya mengakomodir hal-hal yang sifatnya kepentingan biasa dan bersifat ‘’terbuka’’. Berbeda dengan traktak bilateral, perjanjian multilateral ini tak hanya memegang kepentingan negara-negara yang mengadakan kesepakatan, akan tetapi turut memegang kepentingan negara lain yang tidak ikut serta dalam perjanjian tersebut.
  • Traktat Kolektif. Perjanjian internasional ini merupakan traktat yang memperbolehkan Negara lain untuk bergabung.

Contoh Hukum Traktak di Indonesia dan Dunia

Indonesia merupakan negara yang pernah melakukan berbagai perjanjian internasional baik itu bilateral maupun multilateral. Berikut merupakan contoh hukum traktak di Indonesia, diantarnya :

  1. Perjanjian Renville

Perjanjian internasional Indonesia ini menjadi salah satu contoh hukum traktat yang sangat fenomenal. Dikatakan fenomenal karena, salah satu bentuk kerjasama ini dilakukan diatas geladak kapal perang di Amerika Serikat. Perjanjian dilakukan antara Indonesia dan juga Belanda, salah satu isi perjanjian tersebut ialah persetujuan Belanda yang hanya mengakui Yogyakarta, Sumatera, dan Jawa Tengah sebagai wilayah resmi Indonesia.

  1. Perjanjian Linggarjati

Perjanjian Linggarjati merupakan perjanjian internasional yang juga pernah dilakukan Indonesia dengan Belanda, dan menjadikan perjanjian internasional tersebut sebagai salah satu perjanjian terpopuler hingga sekarang ini.

Perjanjian Linggarjati dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta dan terdapat beberapa keputusan penting dari hasil perjanjian tersebut. Diantaranya yaitu pengakuan secara de facto 3 wilayah Indonesia oleh Belanda, wilayah de facto tersebut melipiuti Jawa, Sumatera dan wilayah Madura.

  1. Perjanjian Konferensi Meja Bundar

Perjanjian Konferensi Meja Bundar atau juga sering disebut dengan KMB ini berlangsung antara 3 negara. Ketiga Negara tersebut adalah Belanda, Amerika Serikat, dan Indonesia. Salah satu isi penting dalam perjanjian KMB adalah pengakuan Belanda mengenai kedaulatan Republik Indonesia.

KMB sendiri dilakukan di Den Haag Belanda, perjanjian tersebut sudah sesaui dengan persyaratan perjanjian internasional yang berlaku, yaitu adanya sebuah keputusan yang menguntungkan bagi kehidupan internasional.

  1. Perjanjian Roem-Royen

Contoh Hukum Traktat ini dilaksanakan antara Indonesia dan Belanda dan terlaksana di Hotel Des Indes yang bertepatan di Batavia. Salah satu kesepakatan dari perjanjian tersebut ialah pengembalian pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta.

Sponsors Link

  1. Perjanjian New York

Perjanjian ini disepakati oleh Indonesia, Belanda dan Amerika Serikat. Perjanjian ini juga menjadi salah satu yang penting mengingat salah satu isinya adalah Irian Barat yang mulai diserahkan oleh Belanda kepada Indonesia.

  1. Perjanjian Garis Batas

Perjanjian ini disepakati antara Indonesia dan Australia. Dari kesempakatan yang ditandatangani, berhasil menentukan garis batas antara Indonesia dengan Australia. Perjanjian Garis Batas mulai diberlakukan tepatnya pada tanggal 12 Februari 1973. Perjanjian ini menjadi salah satu perjanjian internasional penting antara Indonesia dan juga Australia

  1. Perjanjian Dwi Kewarganegaraan

Perjanjian Dwi Kewarganegaraan dilaksanakan antara Indonesia dengan China. Salah satu hasil keputusan yang disepakti adalah tentang Dwi Kewarganegaraan Indonesia dan China. Contoh hukum traktat ini masuk dalam catatan sejarah hubungan internasional Indonesia dan China.

  1. Piagam PBB

Piagam PBB atau Charterof the United Nations yang merupakan perjanjian diantara banyak negara yang hendak menciptakan serta mengadakan perdamaian dunia menjadi contoh hukum traktat kolektif. Indonesia sendiri menjadi anggota yang ke 60.

Pada umumnya, traktat mengatur hal-hal yang meliputi batas negara, perjanjian ekstradisi, hubungan ekonomi, kerja sama bidang pertahanan, dan masih banyak yang lainnya. Perjanjian internasional yang dilakukan antar dua negara atau lebih ini dilakukan untuk membuat sebuah kesepakatan yang sama-sama menguntungkan.

, , , ,
Post Date: Tuesday 16th, July 2019 / 06:26 Oleh :
Kategori : Hukum