7 Ciri Sistem Politik Liberalisme

Ciri Sistem Politik Liberalisme, menjadi topik yang akan kita bahas kali ini. Definisi liberalisme adalah suatu ideologi atau ajaran tentang negara, ekonomi, dan masyarakat yang mengharapkan kemajuan di bidang budaya, hukum, ekonomi, serta tata kemasyarakatan atas dasar kebebasan individu, agar dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya itu sebebas mungkin. Inti pokok liberalisme adalah terjaminnya kemerdekaan individu mengingat masyarakat dibentuk dari individu-individu.

Liberalisme timbul karena reaksi atas penindasan yang dilakukan oleh kaum bangsawan dan kaum agama pada jaman monarki absolut. Orang-orang yang kebebasannya dikekang ketika itu, akhirnya menuntut kemerdekaan dalam bidang politik, ekonomi, pers, sastra, dan agama. Liberalisme pada awalnya berkembang di Eropa dan dipelopori oleh golongan borjuis. Kaum borjuis merupakan warga kota yang cukup memiliki kekuatan dalam bidang ekonomi dan cukup terpelajar sebagaimana juga pada prinsip-prinsip demokrasi Pancasila yang ada di Indonesia..

Bagi bangsa yang sedang terjajah, liberalisme sejalan dengan pertumbuhan paham nasionalisme yang sama-sama menginginkan terbentuknya negara yang berpemerintahan sendiri. Kesadaran tersebut tumbuh karena setiap bangsa memiliki hak untuk menentukan nasibnya sendiri. oleh sebab itu maka paham liberalisme menjadi salah satu paham yang paling banyak berkembang dan dianut oleh berbagai negara di dunia seperti pada  contoh pelanggaran kewajiban warga negara..

Berdasarkan hal  liberalisme di atas, maka dapat disimpulkan bahwa negara yang menganut politik liberalisme memiliki ciri-ciri antara lain sebagai berikut ini:

  1. Agama adalah Urusan Masing Masing

Dalam negara yang menganut paham demokrasi liberal, agama atau kepercayaan merupakan urusan masing-masing pribadi di negara tersebut. Demokrasi liberal meyakini bahwa agama atau kepercayaan seseorang yang mengatur hubungannya dengan Tuhan sehingga hanya orang tersebutlah yang berhak mengatur dan mengetahuinya. Urusan keagamaan atau kepercayaan bukanlah urusan yang dapat dicampuri oleh orang lain maupun oleh negara. Selain itu, urusan agama atau kepercayaan merupakan hak asasi manusia yang sifatnya sangat pribadi.

2. Kepentingan Pribadi di Atas Segalanya

Negara yang menganut paham demokrasi liberal cenderung mengutamakan kepentingan pribadi terutama di lingkungan masyarakatnya. Seperti yang diketahui, negara yang menganut paham demokrasi liberal mempunyai masyarakat yang sangat individualis di dalam kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu, jika kita pergi ke negara yang menganut paham demokrasi liberal ini, kita akan dengan mudah menemukan orang-orang yang berpergian sendiri dan melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya masing-masing sebagaimana dalam  macam macam hukum di Indonesia.

3. Hak Asasi dan Kebebasan Adalah yang Utama

Negara yang menganut paham demokrasi liberal mengutamakan hak asasi manusia yang berkaitan dengan kebebasan individul. Perlu kita ketahui, liberal merupakan suatu ideologi atau filsasat yang mendasarkan pada suatu pemahaman yang menjunjung tinggi kebebasan. Pengutamaaan hak asasi yang berkaitan dengan kebebasan merupakan cita-cita yang dirancangkan oleh negara guna mewujudkan masyarakat yang bebas dalam segala hal.

[AdSense-B]

Kebebasan yang dijunjung oleh negara bukanlah kebebasasan yang mempunyai arti semaunya sendiri, melainkan kebebasan yang dilandasi dengan rasa tanggung jawab. Secara tidak langsung, kebebasan yang terdapat di negara yang menganut paham demokrasi liberal merupakan kebebasan yang dibatasi oleh aturan atau undang-undang yang berlaku di negara tersebut. Pembatasan ini mempunyai maksud untuk meminimalisir terjadinya konflik sebagiamana  contoh pelanggaran norma sosial.

4. Adanya Pembatasan Kepada Minoritas

erjadinya pembatasan kebebasan yang dialami oleh kelompok minoritas dirasa sebagai bentuk pelanggaran hak yang dimiliki oleh kelompok. Jika diteruskan, maka dapat menjadi sebuah dampak yang akan menimbulkan konflik antar kelompok yang dapat mengganggu stabilitas negara. Oleh karena itu, pemerintah dalam negara yang merapkan paham demokrasi liberal menunjuk perwakilan dari kelompok minoritas untuk duduk di dalam sistem pemeritahan sebagai bentuk penghargaan kepada kelompok minoritas seperti pada  dampak positif dan negatif demokrasi..

5. Keputusan Diambil dari Voting

Dalam menjalankan kehidupan demokrasi di negara yang menganut paham demokrasi liberal, keputusan terbanyak digunakan sebagai penentu dalam menentukan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan. Penentuan suatu keputusan dilaksanakan melalui proses musyawarah dimana keputusan yang terbentuk berdasarkan musyawarah mufakat yang akan ditetapkan dan dijalankan oleh semua pihak. Di dalam proses musyarawah, tentunya terjadi lontar pendapat diantara anggota kelompok yang terlibat dalam musyarawah,

6. Utamakan Kepentingan Mayoritas

Pengutamaan kepentingan mayoritas di dalam negara yang menganut paham demokrasi liberal ini adalah seuatu yang biasa. Dalam pelaksanaan demokrasi liberal, kepentingan mayoritas dianggap sebagai kepentingan yang mewakili negara dan dapat mendukung stabilitas nasional baik di dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat. Kepentingan mayoritas merupakan kepentingan yang tidak dapat dibantah karena kelompok mayoritas adalah kelompok yang mempunyai kekuatan di dalam negara yang menganut paham demokrasi liberal sebagaimna contoh kasus pelanggaran hak warga negara,.

7. Pemerintahan yang Bersifat Mutlak

Keberadaan demokrasi justru membantu untuk menegakkan HAM itu sendiri. Ketika kegiatan-kegiatan yang mendukung jalannya demokrasi baik di Indonesia maupun negara lain, pelaksanaan demokrasi tentunya membutuhkan peran konstitusi dalam negara demokrasi untuk menjadi acuan atau penunjuk arah. Hal ini berarti konstitusi digunakan sebagai rel atau pijakan dalam menentukan kemana demokrasi itu akan diarahkan. Keberadaan konstitusi yang dapat mengatur dan menentukan arah demokrasi dapat memberikan manfaat kehidupan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat agar hak dan kewajiban masyarakat dapat terpenuhi.

Itulah tadi 7 ciri ciri politik liberal , selamat menyimak semoga dapat bermanfaat.