Sponsors Link

Ciri-ciri Demokrasi yang Ada di Indonesia dan Dunia

Sponsors Link

Berbicara mengenai suatu sistem pemerintahan yang dianut oleh sebuah negara, maka adalah sebuah keharusan untuk negara bisa memilah-milah manakah sistem pemerintahan yang dpat diaplkasikan pada negaranya yang paling sesuai. Seperti halnya dengan suatu sistem bernama demokrasi, yang sangat terkenal dengan kekuasaan berada di tangan rakyat. Bentuk dari demokrasi itu sendiri juga beragam, dapat dikembangkan sesuai dengan pemerintah yang sedang memimpin suatu negara tersebut, atau lembaga perwakilan yang memiliki kewenangan.

ads

Mengambil contoh di negara Indonesia sendiri, ada beberapa jenis demokrasi yang dapat kita pelajari, seperti demokrasi liberal, dan juga demokrasi terpimpin. Pada demokrasi terpimpin sendiri juga banyak ditemukan kejadian sejarah yang sangat kontroversial, seperti halnya beberapa fakta mengenai sistem demokrasi ini yang dapat anda temukan dalam pelaksanaan Demokrasi Terpimpin, dampak Demokrasi Terpimpin, yang mana juga hampir serupa dengan demokrasi liberal, yang terdapat pada dampak Demokrasi Liberal.

Namun apakah sistem demokrasi hanya berhenti pada dua jenis itu saja? Jawabannya adalah tidak. Sistem demokrasi ini bisa dibilang luwer karena dapat dirubah-dirubah sesuai dengan keadaan atau kondisi negara.

Tak lama setelah itu, kita kemudian mengerti bahwa demokrasi mengalami perubahan sekali lagi pada masa orde baru. Pada saat itu timbul suatu sistem demokrai baru bernama demokrasi Pancasila. Hingga saat ini, kita masih dapat dengan mudah menjumpai berbagai informasi mengenai demokrasi Pancasila ini, seperti pada kelebihan Demokrasi Pancasila, contoh Demokrasi Pancasila, dan juga prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila. Dari ketiga demokrasi tersebut, dapatkah anda temukan persamaannya? Lalu bagaimana cara kita untuk bisa membedakan antara demokras dengan sistem pemerintahan lainnya? Yang jelas, kita harus terlebih dahulu memahami ciri-ciri dari demokrasi itu sendiri. Ciri-ciri demokrasi tersebut adalah:

1. Rakyat memiliki hak untuk ikut campur dalam pemerintahan

Salah satu hal positif yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat adalah kebebasan untuk bisa ikut serta untuk masuk ke dalam pemerintahan? Jadi, ada transparansi yang berada pada pemerintahan kepada rayat sehingga tidak ada lagi kebingungan dan kerahasian yang akan ditutup-tutupi dari rakyatnya. Hal ini nampak serupa dengan demokrasi lainnya yang dapat anda temukan dalam salah satu jenis demokrasi yaitu demokrasi rakyat, pada demokrasi rakyat.

Hal pertama inilah yang tentunya termasuk ke dalam ciri-ciri Demokrasi, karena dengan begitu, rakyat bisa dengan bebas menaampaikan aspirasinya lewat lembaga-lembaga atau individu sebagai perwakilan untuk bisa menyampaikan suara mayoritas masyarakat yang terkumpul kepada pemerintah. Dengan disampaikannya aspirasi dari rakyat, maka pemerintah bisa membentuk langkah korektif untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di wilayah tersebut.

2. Adanya undang-undang yang mengatur tentang pengaruh rakyat pada pemerintahan

Tentunya, pengaruh dari rakyat juga mempunyai aturan-aturan yang jelas, yang mana mengatur segala bentuk prosedur, langkah-langkah, hak dan kewajiban rakyat yang harus dipenuh dalam rangka untuk berkontribusi kepada negara atau pemerintahan. Peraturan tersebut terkandung dalam Undang-Undang yang memuat pasal-pasal yang jelas tentang hal tersebut. Dengan ada aturan yang jelas, maka rakyat tidak akan menggunakan hak suaranya dengan sepele.

Meskipun ada peraturan yang mengikat, namun semuanya tidak akan berarti jika tidak ada peran serta masyarak lewat pelaksaan demokrasi di Indonesia saat ini. Pengaruh rakyat sangat dibutuhkan dalam membangun sebuah negara yang dewasa. Namun, hal itu bisa tercapai apabila rakyat juga berperan serta secara pro aktif untuk membangun negeri dengan ikut serta melaksanakan hak-haknya secara aktif.

3. Rakyat memiliki perwakilan untuk menyampaikan suara

Meskipun rakyat memilikhak untuk menyampaikan pendapat atau suaranya agar bisa didengar oleh pemerintah untuk kemudian dipertimbangkan dan diwujudkan, ntunya suara tadi harus ditampung terlebih dahulu dalam suatu wadah yang bisa dipercaya. Akan rumit bukan, bila membayangkan rakyat banyak bersuara dengan pendapat yang berbeda-beda. Hal tersebutlah yang justru bisa membuat suatu kebingungan, dan malahan pendapat-pendapat tadi bisa tidak terdengar sama sekali.

Sponsors Link

Untuk itu, seperti yang sudah disampaikan di atas, bagaimanapun juga harus ada sebuah wadah, yang dipilih langsung oleh rakyat sebagai perwakilan untuk menyampaikan suara-suara atau pendapat yang telah tertampung. Dengan begitu, setiap lembaga atau individu yang dipercaya bisa mengeluarkan satu suara yang merupakan rangkuman dari  keseluruhan suara yang telah didapat dari masyarakat sendiri.

4. Adanya sistem pemilihan umum

Salah satu peran serta dalam pemerintahan bisa dilihat dari dijalankannya Pemilu di Indonesia. Pemilu sendir berarti Pemilihan Umum, dimana setiap orang yang sudah memenuhi syarat bisa melakukan pemilihan. Pemilu sendiri bisa membawa dampak-dampak tertentu yang bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti pada dampak positif dan negatif Pemilu. Sistem dari pemilu sendiri juga beragam, apabila ditelusuri ada dua macam sistem pemilu, yaitu sistem pemilu distrik dan sistem pemilu proporsional.

5. Adanya partai-partai

Selain bebas untuk memilih, rakya juga diberi kebebasan untuk mencalonkan diri lewat partai-partai yang telah dibuat. Dengan dukungan yang cukup, seorang individu dapat mencalonkan dirinya sebagai pemimpin selanjutnya, apabila dirasa cukup mampu dan percaya diri. Pada era demokrasi sebelum demokrasi Pancasila, hanya terdapat beberapa pertai yang dominan saja, namun pada saat ini kita bisa melihat sendiri bahwa banyak sekali partai yang bermunculan, yang tentunya menambah hirup pikuk kehidupan politik di Indonesia.

6. Ada tanggung jawab dari pihak yang terpilih

Begitu terpilih menjadi seorang pemilih, tentunya janji-janji ng disampaikan waktu kampanye harus sebisa mungkin dipenuhi. Hal ini perlu dilakukan karena akan memberikan dampak yang baik dari rakyat. Karena seorang individu telah mendapat kepercayaan dari rakyat, sudah seharusnya ia juga memberikan “imbalan” kepada mereka dengan bentuk peningkatan-peningkatan daerah yang dibutuhkan.

7. Dihargainya Hak Asasi Manusia

Tentunya, ciri-ciri demokrasi yang paling dominan adalah dijaminnya Hak Asasi Manusia. Setiap orang berhak untuk mendapatkan jaminan untuk hidupnya. Begitu juga masyarakat, yang sudah sepatutnya terbebas dari adanya penyebab konflik horizontal dan penyebab pelanggaran HAM vertikal yang seringkali dilakukan oleh pemerintah. Dengan adanya jaminan akan Hak Asasi Manusia, masyarakat akan bisa hidup tenang apa adanya ancaman atau tekanan dari pemerintah.

Sponsors Link

8. Adanya toleransi dalam perbedaan

Indahnya sebuah negara apabila bisa saling menghargai satu sama lain, meskipun dapat ditemukan banyak sekali perbedaan di dalamnya. Demokrasi selain menjamin adanya hak asasi manusia, juga menjamin adanya perbedaan dalam hal apapaun. Jadi, sudah sepatutnya masyarakat yang tinggal pada negara dengan sistem demokrasi bisa saling menghormati satu sama lain tanpa memandang adanya perbedaan.

Itulah tadi beberapa ciri-ciri demokrasi yang dapat anda lihat pada kehidupan sehari-hari anda pada negara Indonesia. Cukup jelas disampaikan pada informasi di atas bahwa sesungguhnya demokrasi lah yang bisa menjadi sistem pemerintahan terbaik di suatu negara.

Namun hal itu tidak seta merta membuatnya cocok pada negara manapun di dunia. Untuk bisa mengaplikasikan sistem demokrasi tersebut, masyarakat sangat memerlukan kesadaran dari pemerintah untuk bisa mempertimbangkan hal tersebut. Meskipun memang langkahnya tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa, namun seiring berjalannya waktu, demokrasi bisa saja diaplikasikan kepada negara yang msaih menganut sistem pemerintahan yang lain.

, ,
Post Date: Tuesday 17th, April 2018 / 11:00 Oleh :
Kategori : Pro Kontra