Sponsors Link

Apa yang Dimaksud Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) ?

Sponsors Link

Sebelum memahami tentang pelanggaran hak asasi manusia (HAM) perlu diketahui terlebih dahulu beberapa informasi tentang hak dan HAM di Indonesia sebagai negara demokrasi. Hak merupakan sebuah unsur normatif yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Fungsi hak adalah untuk melindungi kebebasan seseorang sebagai manusia.

ads

Terdapat 3 unsur yang membentuk hak yaitu pemilik hak, ruang lingkup serta pihak yang dikenai hak tersebut. Sedangkan HAM adalah Hak Asasi Manusia yang langsung dimiliki ketika seseorang lahir dan hidup di dunia tanpa memandang status apapun. Misalnya hak untuk hidup, hak untuk memperoleh kewarganegaraan sesuai dengan aturan yang berlaku dan sebagainya.

Bagaimana jika ada orang atau kelompok yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM)? Berdasarkan UU No. 39 Tahun 1999, maka jika ada pihak yang melakukan perbuatan sengaja maupun kelalaian untuk menghilangkan HAM seseorang telah melanggar hukum dan norma sosial, maka harus mendapat hukuman sesuai mekanismenya. Apalagi di negara kita yang telah menujung tinggi nilai demokrasi. Berikut ini adalah beberapa hal yang berkaitan dengan pelanggaran HAM:

1. Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)Bisa Terjadi Dimana Saja

Berdasarkan laporan tindak kriminal yang berkaitan dengan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), kasus ini dapat terjadi dimana saja. Bahkan ada beberapa wanita yang pernah melaporkan bahwa ia menerima pelecehan di angkutan umum. Padahal, angkutan umum adalah tempat yang selalu bisa diakses siapapun dan kapanpun bahkan kondisinya rata-rata penuh sesak.

Bahkan di sekolah pun sering ada kasus pelanggaran HAM seperti bullying, pemalakan, dan sebagainya. Hal ini adalah salah satu contoh contoh pelanggaran sila ke 2 Pancasila di sekolah. Karena kegiatan tersebut jelas telah mencoreng sisi kemanusiaan seseorang. Saat ini, ada banyak contoh pelanggaran HAM di lingkungan masyarakat, sekolah, bahkan keluarga. Oleh karena itu, dibutuhkan peran dari semua orang untuk meminimalisirnya.

2. Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Bisa Punya Banyak Faktor

Ada berbagai faktor pelanggaran hak asasi manusia (HAM), mulai yang berskala kecil sampai pelanggaran HAM internasional. Salah satu faktonya adalah kelalaian atau ketidaktahuan atas hukum terhadap para pelaku. Selain itu, korban juga banyak yang takut untuk melapor bahkan bercerita kepada orang terdekat. Bahkan ada beberapa orang yang melindungi pelaku kejahatan HAM hingga melanggar kode etik psikologi terhadap korban.

3. Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Ringan

Pelanggaran hak asasi manusia (HAM)  sebenarnya merupakan contoh pelanggaran terhadap nilai nilai Pancasila. Ironisnya, aktifitas menyimpang ini sering ditemukan di Indonesia dan negara-negara lain. Contoh dari pelanggaran tersebut antara lain pencemaran nama baik, pembunuhan, penganiayaan, pemukulan dan lain sebagainya. Di Indonesia sendiri kasus ini sering muncul dalam berita kriminal dan investigasi. Pihak penegak hukum sudah melakukan berbagai razia, penyuluhan, iklan layanan masyarakat,  dan tindakan lain untuk meminimalisirnya.

Namun, dibutuhkan kerjasama dari segenap masyarakat untuk menghilangkan pelanggaran HAM ringan tersebut. Misalnya dari keluarga, kelompok sosial terkecil jangan sampai ada pelanggaran HAM. Lalu, pada dunia kerja pun jangan sampai ada pelanggaran kode etik. Bahkan dalam berbisnis juga kerap terjadi pelanggaran etika bisnis dalam perusahaan yang dapat mencemarkan nama baik perusahaan. Tentunya hal ini harus benar-benar disadari untuk diminimalisir. Jika tidak, pelanggaran yang dilakukan secara masif dapat mengarah ke pelanggaran konstitusi.

4. Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat

Contoh pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat adalah ketika seseorang atau organisasi tertentu berusaha melakukan kejahatan genosida, agresi, terorisme, maupun kejahatan humaniter. Kejahatan yang berhubungan dengan kemanusiaan juga menjadi salah satu pelanggaran HAM berat. Di Indonesia sendiri, penjajahan yang dilakukan oleh Belanda dengan memaksa rakyat pribumi bekerja keras tanpa upah, tanam paksa dan lain sebagainya adalah bentuk pelanggaran HAM berat.

Sponsors Link

Dalam ideologi negara manapun, pelanggaran HAM berat tidaklah dibenarkan. Di Indonesia sendiri, kejahatan yang mengancam dan mengarah ke pelanggaran HAM berat selalu diminimalisir oleh aparat. Misalnya dengan memperkecil konflik antar ras, konflik budaya satu dengan lainnya, dan tidak memicu konflik antar agama dalam masyarakat.

Itulah tadi pengertian dan hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran HAM. Saat ini, karena Indonesia sudah merdeka dan prinsip demokrasi telah berdiri tegak, maka setiap warga negara harus menghargai hak orang lain. Misalnya dengan cara berkampanye yang baik, menjalankan pemilu yang adil, belajar dari sejarah tentang berbagai konflik SARA yang mengerikan.

Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan menjadi masa depan negara. Peran orangtua dalam mendidik adalah memastikan mereka tidak mengakses hal-hal yang memicu pelanggaran HAM sedari dini. Selain itu, jika orangtua memberi hukuman terhadap anak maka harus ada rambu-rambu yang berkaitan dengan HAM anak serta kondisi psikologisnya. Ini adalah salah satu cara paling ampuh untuk memperkecil kasus pelanggaran HAM di masa depan, yaitu dengan menanamkan pendidikan karakter bagi anak.

, ,
Post Date: Tuesday 11th, December 2018 / 07:45 Oleh :
Kategori : HAM