Sponsors Link

5 Alasan Amerika Melindungi Israel Dari Hujatan Dunia Internasional

Sponsors Link

ads

Amerika dan Israel memiliki hubungan yang cukup dekat, bahkan bisa dikatakan hubungan keduanya amat mesra. Jika diibaratkan hubungan manusia keduanya dianalogikan sebagai sepasang kekasih yang meskipun salah masih saja saling membela. Hal ini menjadi sebuah fakta sebab, Israel kerap kali melakukan pelanggaran HAM berupa kekerasan yang dilakukan terhadap penduduk Palestina seperti bagaimana alasan dibalik kenapa israel ingin menguasai palestina . Bisanya Amerika Serikat yang selalu berkoar mengenai HAM ternyata diam saja melihat fakta yang terjadi di depan mata mereka.

Sudah bukan rahasia lagi jika Amerika bertindak seperti guardian bagi Israel terutama menyangkut konflik antar Israel dan Palestina. Bahkan tindakan Amerika yang baru-baru ini terjadi dan sekaligus menjadi tindakan yang kontroversi adalah statement Presiden Trump. Selaku Preaiden Amerika yang menyatakan bahwa Jerusalem merupakan Ibu Kota Resmi dari negara Israel. Amerika juga menjadi negara pertama yang memindahkan Kedutaan Besarnya ke Jerusalem.

Berbagai tindakan Amerika ini tentu sangat memperlihatkan betapa Amerika melindungi Israel terutama dalam menangkal kekejaman israel terhadap wanita palestina . Bahkan beberapa kali Israel mendapat sanksi dari PBB namun langsung di veto oleh Amerika Serikat. Hal ini tentu menimbulkan banyak tanda tanya mengapa Amerika sangat membela Israel yang dipandnag sebagai negara Zionis yang kejam dan menindas rakyat Palestina sebagaimana latar belakang konflik israel palestina . 5 Alasan Amerika Melindungi Israel dari hujatan dunia internasional  , ini akan menjawan pertanyaan anda tadi. Simak selengkapnya.

1. Hubungan Geopolitik

Siapa pun tidak membantah terjalinnya hubungan strategis AS-Israel. Hubungan keduanya tak tergoyahkan oleh empasan angin apa pun. Suatu ketika pada 1960-an, PM Uni Soviet Alexei Kosygin sampai bertanya kepada Presiden AS Lyndon B Johnson, mengapa AS begitu membela Israel yang hanya berpenduduk 3 juta jiwa, tetapi menyerang sejumlah negara Arab yang mempunyai penduduk 80 juta jiwa? Presiden Johnson saat itu menjawab: karena Israel dalam posisi benar.

Baru-baru ini Amerika dan Israel menandatangi nota kesepahaman paket bantuan militer terbesar dalam sepanjang sejarah hubungan bilateral kedua negara itu. Paket bantuan tersebut senilai 38 miliar dollar AS atau sekitar Rp 500 triliun untuk jangka waktu 10 tahun. Dari paket bantuan itu, Israel akan menerima 3,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 50,029 triliun) setiap tahun. Israel sampai saat ini adalah negara yang paling banyak menerima suplai senjata tercanggih AS. Ada anekdot: senjata tercanggih yang dibuat AS hari ini, keesokan hari sudah ada di Israel.

Sponsors Link

2. Israel Merupakan  Negara yang Disegani di Timur Tengah

Israel menjadi salah satu negara yang memiliki kekuatan militer paling kuat di dunia dan di Timur Tengah mereka adalah juaranya dan sebagai pasukan intel terhebat di dunia . Benar-benar tidak ada yang bisa disetarakan dengan Israel mengenai kapasitas dan kekuatan  militer. Sehhingga eksistensi mereka pun begitu diperhitungkan terutama di Timur Tengah.  Fakta ini memiliki hubungan dengan tindakan Amerika yang selalu melindungi Israel . Sudah jelas, apalagi jika bukan tentang supply minyak.

Dengan diseganinya Israel di wilayah Timur tengah maka logikanya sebagai sahabat baik Amerika pastilah mendapat keuntungan. Segala urusan Amerika di Timur tengah pasti akan dimudahkan. Konkritnya jika anda memiliki rekanan yang berpengaruh di sebuah wilayah  pasti anda dimudahkan dalam mengurus urusan apapun. Fakta lain yang tidak bisa diabaikam adalah beberapa negara Arab sangat bergantung pada suplai pasokan senjata Israel. Kondisi ini membuat Amerika bisa mengambil semakin banyak manfaat dari kondisi tersebut.

3. Memiliki Musuh yang Sama

Jauh sebelum saat ini, hubungan antara Israel dan Amerika telah terjalin sejak masa perang dingin.  Awal pertemanan AS dan Israel itu dikarenakan keduanya memiliki musuh yang sama. Bangsa Yahudi dulu dikenal sebagai anti komunis, sebagaimana AS. Merasa satu haluan, maka dari sini terbentuklah bibit-bibit pertemanan. Kesamaan visi ini inilah yang kemudoan membuat hubungan keduanya semakin akrab dan mesra dari waktu ke waktu.

Pasca kekuatan Komunis meredup seiring dengan berakhirnya tujuan terjadinya perang dingin. Ternyata Amerika dan israel masih memiliki musuh yang sama Kali ini apalagi kalau bukan oknum-oknum yang mereka anggap teroris itu. Kini AS dan Israel bahu-membahu untuk melawan orang-orang dan kelompok radikal yang dianggap sebagai teroris ini. Tak cuma itu, bahkan mereka juga punya negara yang sama-sama tidak disukai, salah satunya adalah Iran.

4. Penduduk Amerika Mayoritas Mendukung Israel

Pada awalnya hanya pemerintah Amerika saja yanh memberi dukungan dan melindungi Israel. Namun seiring berjalannya waktu, rakyat Amerika juga cenderung memberika dukungan penuh kepada Israel. Terutama setelah peristiwa 9/11 atau peristiwa serangan terorisme ke menara kembar WTC dan penyebab bom paris . Dalam sebuah polling yang topiknya adalah pilihan dukungan kepada Israel atau Palestina, sebanyak lebih dari 80 persen koresponden memilih negara yahudi. Tentunya fakta ini menunjukkan bahwa rakyat Amerika lebih condong mendukung Israel ketimbang Palestina.

Sponsors Link

Penduduk AS sendiri juga menganggap jika Israel adalah negara yang sangat demokratis, memberikan kebebasan bicara, dan juga fair. Kurang lebih sama persis dengan bagaimana rakyat AS menjalani hidupnya sebagai warga Amerika. Alhasil, karena merasa seperti dirinya, warga AS pun kebanyakan mendukung Israel. Kesamaan sikap dan pandangan akan kehidupan demokratis inilah yang membuat semakin besar dukungan yang diberikan Amerika terhadap israel.

5. Masalah Agama dan Budaya

Tokoh gerakan pembaharuan agama Kristen asal Jerman, Martin Luther (1483-1546), sangat populer dan menjadi inspirasi utama dalam kehidupan di AS.  Ajaran Martin Luther itu yang membingkai hubungan khusus Yahudi-Kristen Protestan. Netanyahu saat itu memuji hubungan historis Yahudi-Kristen Protestan yang membantu terwujudnya impian gerakan zionis, yaitu berdirinya negara Israel.

Setelah berdirinya negara Israel pada tahun 1948, PM Israel pertama yang juga pendirinya, David Ben Gurion, menerapkan nilai-nilai budaya Barat dalam politik (demokrasi), hukum (hak asasi manusia), ekonomi, dan sosial dalam kehidupan bernegara dan berbangsa di Israel. Hal itu membantu mengantar negara-negara Barat, terutama AS, yang menganggap bahwa Israel adalah bagian dari dunia Barat.

Alasan dibalik perlindungan  AS terhafap Israel tidak bisa hanya diliihat semata-mata sebagai faktor kepentingan geopolitik atau lobi Yahudi. Tetapi keduanyan memiliki hubungan yang lebih mendasar yakni dalam  ranah agama dan budaya. Orang-orang Kristen dan dunia barat termasuk Amerika merasa memiliki hutang budi kepada bangsa Israel, karena telah berkontribusi mereka di dalam proses lahirnya kekristenan.

5 Alasan Amerika Melindungi Israel dari hujatan dunia internasional. Tentunya menjawab pertanyaan mengapa hubungan strategis Amerika dan Israel begitu dekat dan berlangsung amat baik. Terutama mengmyangkut isu dan konflik dengan Paleastina. Semoga semakin menambahnpengetahuan anda dan semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Wednesday 06th, June 2018 / 07:45 Oleh :
Kategori : Internasional