Sponsors Link

Akibat Perang Dunia 2 Bagi Masyarakat Luas

Sponsors Link

Seperti yang kita tahu, dunia sudah beberapa kali emngalami fase peperangan. Perang terjdi sudah sejak beberapa masa yang lalu, anda bisa meliha contohnya pada penyebab perang Karbala. Konflik jaman dahulu kebanyakan dilatar belakangi oleh politik, ras, dan agama. Beberapa dekade berikutnya, lairlah perang dunia yang pertama, yang juga sebabnya tidak terlalu jauh juga dari segi politik. Dari perang tersebut saja, jumlah korban jiwa yang bisa dihitung amatlah banyak, belum lagi korban yang sudah tidak terbentuk akibat bom kimia yang jumlahnya mungkin lebih banyak padahal perang tersebut hanya berjalan selama kurang lebih enam bulan saja. Untuk penyebabnya sendiri, anda bisa lihat pada penyebab khusus Perang Dunia 1.

ads

Setelah perang dunia pertama, timbullah perang dunia ke dua. Perang dunia ini sama seperti perang dunia pertama, melibatkan banyak sekali negara adikuasa yang saling memamerkan kekuatan persenjatannya untuk menghancurkan bangsa lain. Ada beberapa peperangan yang berhasil mengundang perhatian dunia, salahs satunya adalah peperangan akibat dari penyebab perang Vietnam dan Amerika. Dari situ Amerika menelan pil pahit kekalahannya karena berhasl dikalahkan oleh Viey Cong yang notabene memiliki persenjataan yang kurang begitu canggih. Namun, Amerika berhasil menunjukkan eksistensinya kembali pada perang selanjutnya yaitu Perang Dingin. Amerika menunjukkan skillnya kembali dengan mengeluarkan strategi Perang Dingin yang mutakhir. Dari perang dingin tersebut, dunia dibuat gempar dengan desas desus mengenai peran nuklir. Begitu banyak contoh dari perang dunia ke dua yang bisa kita ambil. Namun untuk bisa lebih mengerti kembali tentang perang dunia ke dua, lebih baik kita pahami dulu apa saja akibat dari peperangan yang telah memecah belah bangsa ini :

1. Rasa Traumatik Warga Jepang

dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia memanglah hal yang buruk. Salah satu akibat dari Perang Dunia II ini adalah rasa trauma yang dialami oleh hampir seluruh warga di Jepang. Perlu diketahui bahwa kenangan kelam atas pemboman yang terjadi di dua kota di Jepang yakni Hiroshima dan Nagasaki. Walaupun kebanyakan korban dari nuklir tersebut telah meninggla dunia karena usia tua, namun mereka tentunya menceritakan kejadian-kejadian masa lalu tersebut pada sanak familynya. Hal itu akhirnya menimbulkan dampak ketakutan bagi keturunannya akan terjadinya pemboman nuklir yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Rasa takut inilah bukan merupakan dampak positif senjata nuklir sama sekali.

Walaupun terdengar mengerikan, namun rasa trauma ini ternyata bisa diatasi oleh warga Jepang sendiri dengan move on, melakukan apa yang mereka inginkan dalam hidup mereka. Meskipun luka dalam hati seperti itu susah untuk diobati, namun perlahan paling tidak mereka sudah tidak lagi memiliki kecemasan yang terlalu besar akan hal tersebut. Kita patyt bersyukur, negara kita tidak sempat merasakan dampak perang nuklir bagi Indonesia.

2. Pembentukan UNRRA Oleh PBB

Walaupun masyakarat dunia tidak merasakan bahaya perang nuklir, namun mereka cukup menderita dengan persenjataan yang selalu digunakan oleh musuh negara. Tidak heran, banyak sekali koban jatuh dari warga sipil, yang bahkan mereka tidak tahu dimana tempat untuk berlindung. Untuk itulah, sebagai wujud simpati dari PBB, akhirnya dibentuklah UNRRA (United Nations Relief and Rehabilitation Administration / Pemberian Bantuan Rehabilitasi Amerika Serikat). Badan ini bertujuan untuk membantu korban-korban yang mengalami kesusahan pasca perang. Tujuan dari pembentukan dari Badan ini selain untuk membantu, tapi juga untuk bisa mengatasi segala penyebab konflik sosial paling umum.

Sponsors Link

Banyak sekali bentuk bantuan yang dikeluarkan untuk para korban, seperti pemberian obat-obatan kepada orang yang sakit, ikut serta dalam mendirikan rumah sakit, pemeliharaan gizi orang-orang yang terlantar. Langkah yang dilakukan ini merupakan hal yang sangat baik, dan merupakan salah satu pengendalian konflik sosial yang baik pula. Disamping memberikan ketentraman bagi para korban, namun Badan ini juga berkontribusi secara langsung untuk mengurangi kegelisahan yang terlahir pasca perang.

3. Amerika Sempat (dan Masih) Menjadi Kreditur Terbesar di Dunia

Perang membutuhkan dana yang luar biasa banyaknya dari kas negara. Tidak jarang, suatu negara akan mengalami kebangkrutan bila kas negaranya akhirnya mengalami kekosongan. Akhirnya, yang menjadi pilihan adalah meminta dana pinjaman dari negara pemenang perang, dalam kasus ini adalah Amerika dan Rusia. Saat itu Amerika berada pada posisi puncak untuk negara yang memiliki kekayaan terbesar di dunia. Dengan dana yang begitu banyak, Amerika berhasil menata kembali kemiliterannya sehingga bisa mempunyai angkatan bersenjata terbaik di dunia.

ads
  Selain itu, Amerika juga memiliki berbagai kebijakan untuk mengembangkan kembali ideologinya melalui ekonomi. Oleh karena itu, banyak sekali negara yang terpikat untuk bisa bekerja sama dengan Amerika. Dengan begitu, aliran masuk kas negara berjalan dengan sangat rancang yang didapat dari pembayaran negara-negara tadi. Amerika akhirnya bisa memiliki berbagai teknologi canggih serta mempunyai posisi pertama dalam urutan tentara terbaik di dunia.

 4. Negara-negara yang Terpecah Belah

Salah satu dampak yang paling terasa dari adanya Perang Dunia II adalah perpecahan negara. Hal semacam ini bisa ditemukan disegala penjuru dunia. Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan Perang Dingin, sebuah perang yang diawali dengan ciri-ciri perang dingin dan perang yang mengakibatkan Jerman kala itu terbelah menjadi dua bagian, Jerman Barat dan Jerman Timur. Perang tersebut akhirnya memasukkan dua daftar nama negara adidaya terkiat di dunia, menandingkan Amerika dengan Uni Soviet.

Tidak berhenti pada perang dingin saja, anda pasti sudah tahu akan perang ini, yakni Peperangan Korea. Perang saudara di Korea ini sukses membagi Korea menjadi dua bagian besar, yakni Korea Selatan dan Korea Utara. Perang tersebut diawali dengan penyebab negara Korea terpecah menjadi dua negara . Selain dua peperangan yang terkenal tersebut, adalagi peperangan yang membagi negara seperti India, yang dibagi menjadi India dan Pakistan, lalu Indo-Cina yang akhirnya terbagi menjadi Laos, Kamboja, dan Indo Cina.

5. Indonesia Merdeka

Puncak dari kebahagian bangsa kita adalah akhirnya kita bisa merdeka. 17 Agustus 1945 merupakan tanggal sakral yang harus kita ingat setiap saat. Walaupun dimulai dari perlawanan kedaerahan seperti latar belakang perang Banjar atau penyebab perang Padri pecah, namun akhirnya bangsa kita bisa memanfaatkan kekosongan kekuasaan Jepang kala itu untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Jepang yang kala itu kalah telak dari Amerika tidak bisa berbuata apapun, mereka berfokus pada hal lain selain penguasaan daerah Indonesia. Akhirnya para pemuda berhasil mendesak para petinggi negeri ini agar segera bebas dari penjajahan yang telah dirasakan beratus tahun lamanya.

Perang Dunia ke dua membawa akibat buruk pada Jepang, namun sebaliknya, membuat bangsa kita merasakan efek yang sangat positif dari sana. Namun saat ini, hubungan persahabatan sudah berjalan antara Indonesia, Jepang, dan Amerika. Untuk itu, kita tidak perlu lebih jauh  menjelekkan suatu bangsa karena apa yang telah bangsa mereka lakukan dulu.

Sponsors Link

Semuanya perlahan bisa berubah menjadi lebih baik, tapi anda merupakan faktor utama adanya kedamaian ini. Jadi, bersihkanlah pikiran anda dari adanya kebencian akan suatu ras atau bangsa lain, dan tanamlah kedamaian sejak dini agar kedepannya kita bisa berangkulan bersama dalam persahabatan warga dunia.

, ,
Post Date: Thursday 18th, January 2018 / 04:29 Oleh :
Kategori : Internasional