Inilah Dampak Positif Senjata Nuklir yang Menguntungkan

Banyak sekali konflik di permukaan bumi ini. Perang tersebut bisa saja terjadi karena berbagai hal. Ada suatu konflik yang terjadi karena penyebab konflik antar suku, di sudut dunia, terdapat juga konflik yang terjadi karena penyebab konflik antar ras. Konflik karena agama juga dapat kita temukan di Indonesia, yang mana saat ini sedang memanas. Masyakarat bisa hidup dengan damai bersamaan dengan masyarakat yang memiliki agama lain tanpa ada gangguan apapun.

Untuk perang nuklir sendiri, kita bisa mengingat perang sebelumnya, yaitu Perang Dingin. Perang Dingin sendiri memiliki berbagao dalang dibelakangnya, terutama seseoramg yang saat itu termasuk dalam diktator paling kejam di dunia.

Lalu, apa saja kah dampak positif dari senjata nuklir yang bisa menguntungkan suatu negara atau bahkan suatu individu? Mari kita bahas.

1. Jaminan Memenangkan Peperangan  

Dalam dunia Internasional sendiri, ada beberapa peperangan yang bisa kita jadikan sebagai contoh,yakni konflik Korea Utara dan Korea Selatan, lalu konflik yang terjadi pada saat perang dunia seperti pada penyebab perang Vietnam dan Amerika dan juga perang yang sangat fenomenal, yakni Perang Dingin. Dampak positif yang bisa langsung dirasakan oleh pengguna senjata nuklir adalah sebuah jaminan untuk memenangkan peperangan tersebut dengan mudah. Meskipun seharusnya penggunaan senjata nuklir merupakan opsi yang terakhir dalam strategi perang, namun banyak sekali pihak yang pada saat ini masih berusaha untuk selalu mengedepankan persenjataan nuklir di samping menggunaakn persenjataan yang normal. Jaminan akan kemenangan pasti meningkat, seiring dengan lemahnya tingkat persenjataan lawan. Negara-negara yang dikhawatirkan akan mengalami dilema penggunaan senjata nuklir adalah Amerika, Rusia, dan Korea Selatan. Ketiga negara tersebut sangat waspada, sehingga terus mengembangkan teknologi nuklir hampir setiap harinya sampai saat ini.

Jaminan untuk memenangkan peperangn tentunya bisa berkurang bila pihak lawan menggunakan teknologi yang sama. Namun, bila memang kedua kubu dengan keras kepala tetap menggunakan persenjataan nuklir, maka bisa dipastikan kedua negara tadi akan hancur, tanpa sempat melarikan diri dari titik ledakan. Itulah sebab mengapa pertimbangan untuk menggunakan senjata nuklir ini sangat diperlukan, mengingat jumlah korban jiwa yang akan melayang bisa sangat banyak. KIta bisa melihat contohnya pada Perang Dingin. Di dalamnya, terdapat suatu strategi perang dingin yakni penggunaan senjata nuklir, yang untungya tidak sempat terjadi.  Muncul berbagai ciri-ciri agresi militer saat itu, yang bisa dtemukan pada kedua blok.

2. Mengurangi atau Menghemat Sumber Daya yang Dikeluarkan Untuk Perang

Salah satu dampak positif dalam penggunaan senjata nuklir adalah untuk menghemat dan mereservasi sumber daya peperangan lainnya seperti human resource, dan aset tetap yang dimiliki untuk bisa digunakan pada peperangan dengan skala yang lebih kecil. Namun untuk sumber daya keuangan, pengembangan nuklir pastinya membutuhkan dana yang besar, Maka dari itu, negara-negara yang masih berkembang atau negara maju tapi measih belum stabil ekonominya masih merasa bahwa pengembangan nuklir masih tidak dibutuhkan. Di samping karena tidak ada ancaman yang besar, penggunaan sumber daya perang yang ada masih bisa sanggup untuk mengatasi problema yang ada.

[AdSense-B]

Pengembangan nuklir memang sangat menguras kas negara, namun bila senjata nuklir yang mutakhir sudah terlahir, maka biya untuk penelitian bisa dipangkas, dan negara hanya perlu mengeluarkan biaya maintenance yang tentu jumlahnya lebih kecil bila dibandingkan dengan biaya penciptaan senjata nuklir itu sendiri. Namun perlu diketahui di sini bahwa pengembangan senjata nuklir itu tidak ada habisnya. Di atas langit masih ada langit, ada senjata nuklir yang lebih canggih dari yang dimiliki, dan terus berkembang. Apalagi dengan hasrat manusia yang terkenal sebagai makhluk yang tidak pernah puas.

[AdSense-A] 3. Meminimalisir Korban Jiwa Dari Pihak Sendiri

Keuntungan yang lain untuk dipertimbangkan dalam peperangan adalah jumlah pasukan. Jumlah pasukan yang besar tentunya bisa mensupport negara untuk kemudian memenangkan perang. Armada yang jumlahnya besar pun juga turut menyumbang presentase kemungkinan menang dalam perang. Oleh karena itu, kemudian banyak negara turut mengembangkan persenjataan nuklir atas nama kemanusiaan, tidak ingin adanya korban jiwa yang banyak dari negara sendiri. Dengan begitu, jumlah armada yang berkurang masih bisa ditolerir dan bisa dilakukan perekrutan progresif untuk selanjutnya. Banyak sekali penggunaan senjata untuk konflik yang seringkali terjadi karena penyebab konflik antar agama yang bisa kita temui pada penyebab konflik Rohingya. Padahal, seharusnya dampak konflik agama itu bisa diminimalisir sebaik mungkin dengan pengendalian konflik sosial yang efektif guna untuk membuka pikiran masyarakat agar mereka tidak lagi berpikiran radikal

4. Teknik Termudah Menghancurkan Musuh

Kemampuan senjata nuklir untuk menghancurkan musuh memang tidak bisa dipertanyakan lagi. Senjata ini merupakan senjata pemusnah massal paling ampuh yang pernah dimiliki manusia. Hanya dengan sekali peluncuran saja, maka jangkauan kehancuran yang ditimbulkannya sangat luas, seperti yang bisa kita lihat pada kota Hirosima dan Nagasika. Kedua kota tersebut bisa hancur dengan mudah, apalagi dengan base musuh. Sudah bisa dipastikan bahwa sebuah negara bisa hancur dalam sekejap bila pada titik-titik utamanya sudah dihancurkan oleh bom nuklir.

5. Memberikan Efek Jera Pada Pihak yang Menyerang Negara

Penggunaan senjata nuklir juga bisa menimbulkan efek traumatik pada korban yang terkena senjata ini. Banyak dari mereka yang melihat korban dengan kondisi yang sangat mengerikan, hampir diluar akal manusia. Seperti halnya cerita yang disampaikan oleh seorang korban dari Bom Hiroshima, yang mengatakan bahwa ia melihat seseorang berjalan sambil membawa karpet yang besar, namun ternyata itu adalah kulitnya sendiri yang lepas dari tubuh yang dibawanya. Efek traumatik tadi membuta sebuah negara berpikir dua kali untuk kembali melakukan penyerangan terhadap negara yang telah menggunakan senjata nuklir tadi. Walaupun memberikan efek jera dan rasa takut yang laur biasa, namun perasaan trauma ini bisa terbawa sampai ke generasi-generasi berikutnya. Seperti halnya memori-memori kelam yang terjadi pasca perang yang masih terngiang oleh penduduk Jepang.

6. Menghentikan Perang Seketika

Bila belajar dari sejarah, kita bisa melihat bahwa penggunaan senjata nuklir ini digunakan untuk memberikan jenjang waktu istirahat pada kedua kubu untuk bisa kembali menata ulang negara atau kemiliterannya. Peperangan yang tiada henti membutuhkan tanda gertakan yang keras untuk sebagai penanda bahwa sudah saatnya perang berhenti. Dengan melihat dashyatnya kekuatan senjata nuklir, maka pemberhentian perang merupakan jalan yang masuk akal.

[AdSense-C]

Keenam sebab tadi menutup perjumpaan pada artikel dampak positif penggunaan senjata nuklir ini. Setelah mengetahui dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia dan dampak perang nuklir bagi Indonesia, sebenarnya penggunaan senjata nuklir sendiri memiliki beberapa keuntungan tersendiri, terutama pada si pengguna senjata nuklir sendiri. Namun, perlu diingat bahwa orang yang tidak bermoral lah yang akhirnya memutuskan untuk menggunakan senjata nuklir.

Walaupun terdapat keuntungan-keuntungan bagus bagi negara, namun hal-hal tersebut menimbulkan efek samping yang selalu menyertai. Dan efek samping tersebut faktanya lebih buruk dari keuntungan yang didapatkan. Walaupun begitu, kita masih bisa berkaca pada negeri sendiri yang juga memiliki berbagai pertikaian. Sebagai contoh saja, konflik lokal yang terjadi pada penyebab konflik Ambon, penyebab konflik Poso, dan juga perang tanpa henti yang pernah terjadi di penyebab konflik Aceh.